Membangun Karakter Bangsa Melalui Tertib Berlalu Lintas : Sejenak bersama Satlantas Polres Magelang dalam rangkaian MPLS 2025

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, SMA Tarakanita Magelang menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Pelajar Hebat, Bukan  Hanya Cerdas di Kelas, Tapi Juga Tertib di Jalan Raya”, bekerja sama dengan Satlantas Polres Magelang.

Kegiatan ini dihadiri oleh dua narasumber istimewa yang sudah dikenal luas di kalangan masyarakat, yaitu Aiptu Modriq Saefudayan dan Bripka Arif Purwoko, atau yang lebih akrab disapa Pak Arif Polpen lewat konten-konten edukatif dan kocaknya di Instagram.

Acara ini berlangsung meriah dan interaktif diikuti oleh seluruh siswa baru kelas X yang tengah menjalani masa orientasi. 

Dengan gaya penyampaian yang santai, penuh candaan khas anak muda, kedua narasumber sukses mencairkan suasana sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Baca juga : Hari Terakhir MPLS SD Santo Yosef Tarakanita Surabaya: Kolaborasi Edukatif Bangun Karakter Tangguh dan Peduli Sejak Dini

Dalam sesi ceramah, Aiptu Modriq dan Bripka Arif menyampaikan beberapa poin penting, antara lain:

  • Pentingnya memahami dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak sekadar untuk menghindari tilang, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
  • Kelengkapan kendaraan bermotor, seperti penggunaan helm SNI, spion lengkap, dan kelengkapan surat-surat kendaraan (STNK & SIM).
  • Etika dan sopan santun di jalan, yang menjadi bagian dari budaya berlalu lintas, termasuk memberi jalan pada pejalan kaki, tidak menyerobot lampu merah, serta tidak ugal-ugalan.
  • Edukasi tentang kendaraan tidak standar, yang saat ini banyak digandrungi pelajar, seperti penggunaan knalpot brong, ban cacing, kaca spion kecil atau dilepas, yang tidak hanya melanggar aturan tetapi juga membahayakan keselamatan.

Pak Arif Polpen menambahkan dengan gaya khasnya, “Oke Bolo?” bahwa:

“Naik motor itu bukan soal gaya, tapi soal nyawa. Jangan sampai demi keren-kerenan, kalian jadi korban di jalanan.”

Candaan dan contoh-contoh nyata yang disampaikan membuat para siswa tertawa sekaligus merenung. Tak sedikit siswa yang langsung bertanya, terutama soal kendaraan modifikasi yang sering mereka temui (atau bahkan miliki).

Wakil Kepala SMA Tarakanita Magelang, dalam sambutannya, menyatakan bahwa edukasi tertib berlalu lintas merupakan bagian penting dari pembentukan karakter dan tanggung jawab siswa.

“Kami ingin siswa SMA Tarakanita tidak hanya cerdas di kelas, tapi juga bijak di jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab semua, termasuk pelajar.”

Melalui kegiatan ini, para siswa baru diharapkan memahami bahwa berkendara bukan hanya soal kemampuan mengemudi, tetapi juga kesadaran, etika, dan kepatuhan terhadap hukum.

Baca juga : Studium Generale MPLS Hari ke-5 SD Tarakanita 5 “Aku dan Kamu, Kita Bertumbuh Bersama”

Suasana ceramah berlangsung hidup dari awal hingga akhir. Banyak siswa mengaku terkesan dengan cara penyampaian para polisi lalu lintas yang berbeda dari yang mereka bayangkan.

“Ternyata polisi bisa lucu juga ya, tapi pesannya tetap serius. Jadi makin paham kenapa knalpot brong itu bahaya,” ujar salah satu siswa dengan antusias.

Di akhir acara, para siswa diberikan leaflet keselamatan berkendara, serta berkesempatan berfoto bersama Pak Arif Polpen dan Aiptu Modriq – momen ini tentu jadi favorit dan langsung dibagikan di media sosial mereka. 

Ceramah bijak berlalu lintas ini bukan sekadar pengisi MPLS, melainkan langkah awal membentuk pelajar yang sadar hukum, tertib, dan beretika di jalan. Dengan pendekatan edukatif dan kekinian, SMA Tarakanita Magelang berhasil menyampaikan pesan besar:
Tertib lalu lintas bukan beban, tapi bagian dari gaya hidup yang bertanggung jawab. 

5 2 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments