Depoedu.com-Pagi yang cerah itu mengundang semangat baru di SMA Regina Pacis Jakarta. Di area pintu utama gedung SMA, para guru sudah menyambut kedatangan peserta didik dengan senyum lebar dan sapaan hangat. “Selamat pagi, Nak…Tuhan memberkati,” sapaan khas Recisan.
Pemandangan ini bukan sekedar rutinitas biasa, melainkan simbol dari semangat awal tahun yang penuh harapan dan energi baru. Di sela-sela kesibukan pagi itu, suasana penuh kebersamaan menciptakan fondasi ad veritatem per caritatem yang kokoh untuk memulai semester genap yang penuh tantangan dan kesempatan.
Kegiatan dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh para peserta didik, dengan koordinasi dari Tim Paket (Pastoral dan Etiket). Doa ini mengingatkan setiap orang tentang pentingnya kekuatan spiritual dalam menjalani setiap langkah kehidupan.
Juga sejalan dengan visi sekolah cerdas, tangguh, beriman dan pembawa damai. Dengan penuh hikmat, para peserta didik dan guru bersama-sama berdoa untuk keberhasilan dan kelancaran sepanjang tahun ajaran ini.
Menjaga Semangat dan Meningkatkan Prestasi
Di hadapan seluruh peserta didik dan guru, Kepala Sekolah Pak Yulius Maran memulai sosialisasi program semester dua dengan penuh semangat. Beliau memberikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian luar biasa di semester pertama.
Dengan 33 kompetisi yang diikuti, SMA Regina Pacis berhasil meraih 18 kejuaraan, sebuah pencapaian yang menunjukkan peningkatan 100% dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya.
Salah satu prestasi besar yang dicapai adalah keberhasilan dalam pentas Drama Musikal yang diselenggarakan pada 24 November 2024 di Gedung Kesenian Jakarta.
Pak Maran pun memotivasi seluruh peserta didik dengan semangat baru, menjelaskan berbagai agenda penting di semester ini, antara lain:
- Leadership Camp Kelas 10, yang berfokus pada pengembangan karakter dan keterampilan kepemimpinan yang berlandaskan pada pondasi kecerdasan manusia yakni empati. Harapannya bahwa CHIPS Recisian sungguh tertanam dalam diri peserta didik.
- Live in Kelas 11, yang memberikan pengalaman nyata untuk mengasah empati dan kepedulian sosial ketika peserta berkesempatan tinggal bersama dengan masyarakat di pedesaan nantinya.
- Magang Kelas 12, untuk mengasah dan melatih kemampuan non teknis, sosio emosional, komunikasi, dan mengalami dunia kerja nyata. Selain itu Kegiatan Akademik Riset menjadi sebuah latihan berpikir saintis bagi para calon lulusan recisian
- Ujian Komprehensif Kelas 12 dan Ujian Kenaikan Kelas 10-11 yang menjadi milestone penting dalam perjalanan akademik peserta didik.
Selain itu, agenda yang tak kalah penting adalah Acara Pelepasan dan Perutusan Kelas 12, yang menjadi momen bersejarah bagi peserta didik yang akan menempuh jenjang selanjutnya.
Baca juga : Perkembangan Peserta Didik Menurut Teori Konstruktivisme Jean Piaget
Menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Pada kesempatan itu, Pak Maran juga memberikan pemahaman kepada para peserta didik mengenai kebijakan baru yang diusung oleh Kemendikdasmen, yaitu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Kebiasaan-kebiasaan ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik agar lebih disiplin, sehat, dan produktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Adapun kebiasaan-kebiasaan tersebut adalah:
- Bangun lebih pagi – untuk memulai hari dengan penuh semangat.
- Beribadah – menjaga hubungan dengan Tuhan.
- Berolahraga – menjaga kesehatan fisik.
- Makan sehat dan bergizi – menjaga pola makan yang baik.
- Gemar belajar – selalu bersemangat untuk menambah wawasan.
- Bermasyarakat – aktif dalam kegiatan sosial untuk mengembangkan empati.
- Tidur cepat – untuk menjaga stamina dan energi tubuh.
Kebiasaan-kebiasaan ini diintegrasikan dengan nilai-nilai CHIPS (Compassion, Humility, Integrity, Peace, dan Servant Leadership) yang menjadi ciri khas dari karakter Recisian.
Dengan mengutamakan prinsip ini, SMA Regina Pacis Jakarta berupaya membentuk pribadi-pribadi yang tidak hanya unggul dalam akademik, namun juga tangguh dalam karakter, kokoh dalam iman, semangat pembawa damai serta berintegritas dan kepemimpinan yang melayani.
Sosialisasi Tahun Yubileum 2025
Selain itu, di hari yang penuh semangat ini, Tim Paket (Pastoral dan Etiket) juga menyampaikan sosialisasi Tahun Yubileum 2025, yang disampaikan oleh Sr. Lena, FMM.
Tahun Yubileum ini dianggap penting untuk memperkuat makna spiritual dan pelayanan sebagai bagian dari suara kenabian sekolah Katolik. Sr. Lena mengingatkan bahwa setiap langkah yang kita ambil harus dilandasi dengan semangat untuk melayani sesama dan membangun kedamaian.
Bapa Suci telah mengumumkan bahwa tahun 2025 akan menjadi Tahun Yubileum, sebuah momen istimewa yang hanya terjadi setiap 25 tahun sekali. Tema Yubileum 2025 adalah “Peziarah Harapan”, yang mengajak kita untuk menjadi pembawa harapan dalam dunia yang penuh tantangan.
Ini menjadi tahun harapan bagi seluruh umat manusia. Tahun Yubileum 2025 juga sejalan dengan Ardas KAJ (Keuskupan Agung Jakarta) yang mengusung tema “Kepedulian Lebih pada yang Lemah dan Miskin.”
Tema ini semakin menguatkan panggilan kita untuk memiliki perhatian lebih kepada mereka yang membutuhkan, terutama di tengah kesulitan hidup. Pesan ini menggugah kita untuk semakin peduli terhadap sesama, mempererat ikatan dalam komunitas, dan mewujudkan kasih dalam tindakan nyata.
Baca juga : Wacana Libur Satu Bulan di Bulan Ramadhan: Solusi atau Masalah Baru?
Perwalian dan Resolusi 2025
Setelah kegiatan sosialisasi, seluruh peserta didik kembali ke kelas untuk sesi perwalian yang dipimpin oleh wali kelas masing-masing. Fokus utama dalam perwalian ini adalah melakukan evaluasi dan refleksi atas perjalanan semester lalu serta merancang resolusi untuk tahun 2025.
Setiap peserta didik diajak untuk merencanakan strategi yang lebih baik dalam menghadapi tantangan semester genap ini, dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, seperti manajemen kelas, kedisiplinan, dan komunikasi dengan orang tua.
Sebagai bagian dari integrasi nilai-nilai CHIPS (Compassion, Humility, Integrity, Peace, Servant Leadership), kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sikap dan perilaku positif peserta didik, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik.
Semangat yang tumbuh di awal semester ini juga tak lepas dari pandangan para anggota keluarga besar SMA Regina Pacis Jakarta. Mereka turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosialisasi dan langkah-langkah awal yang dilakukan untuk memulai tahun 2025 dengan lebih baik.
Guru BK, Wilfred Leorenzo, menyatakan bahwa semester baru adalah “lembaran baru yang siap diisi dengan berbagai pengalaman berharga,” menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk mengembangkan diri lebih baik lagi, menjalin relasi positif, dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Ketua OSIS terpilih, Moses, memberikan apresiasi dengan mengatakan bahwa sosialisasi yang diberikan oleh Pak Maran sangat jelas, sehingga seluruh warga sekolah bisa mengetahui berbagai agenda dan hal-hal yang perlu disiapkan untuk semester genap ini.
Moses menambahkan, “Kami siap untuk bekerja sama dan menghadapi tantangan baru, membawa semangat positif untuk terus maju bersama.”
Mengakhiri Hari dengan Semangat Baru
Hari pertama semester dua ini menandai babak baru yang penuh potensi. Dengan semangat yang tinggi, SMA Regina Pacis Jakarta siap melangkah maju, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam membangun karakter yang kuat dan mempersiapkan peserta didik menjadi pemimpin masa depan.
Dengan integrasi nilai-nilai CHIPS dan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, tahun 2025 ini akan menjadi tahun penuh prestasi, pencapaian, dan hubungan yang positif.
Pada tahun ini, SMA Regina Pacis Jakarta juga merayakan perjalanan yang ke-60 tahun, sebuah tonggak sejarah yang mengingatkan kita akan segala pencapaian dan kontribusi besar sekolah ini.
Puncak perayaan akan diadakan pada 20 September 2025, sebuah momen bersejarah yang akan memperkuat komitmen kita untuk terus maju dan berkembang. “The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams and work relentlessly to turn them into reality.” – Eleanor Roosevelt (
