Meraih Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2023

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Mahasiswa Indonesia yang memerlukan beasiswa perlu bersiap, karena beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2023 akan segera dibuka. Beasiswa LPDP 2023 ini memberikan banyak keuntungan bagi penerima beasiswa.

Beasiswa ini kembali dibuka pendaftarannya pada tahun ini.  Mulai dari kesempatan kuliah gratis di dalam dan luar negeri hingga uang saku. Salah satu syarat wajib untuk mendaftar beasiswa LPDP 2023 adalah nilai TOEFL-IELTS.

Test of English as a Foreign Languange atau yang kerap disingkat TOEFL merupakan sebuah tes yang terstandarisasi untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang tanpa dikaitkan secara langsung dengan proses belajar mengajar.

Tes tersebut berguna untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang yang akan bekerja atau berkuliah di negara tujuan dengan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi

Melansir dari laman resmi LPDP Kementerian Keuangan, Sabtu (21/1/2023) berikut syarat nilai TOEFL yang diperlukan untuk mendaftar beasiswa LPDP 2023.

Baca juga : Peringati HUT Ke -56 SMA Santo Yosef Gelar Baksos Pengobatan Gratis Dan Praktik Pembuatan Eco Enzyme

  1. Syarat skor TOEFL-IELTS beasiswa LPDP Reguler: Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com) atau IELTS (www.ielts.org)
  2. Syarat skor TOEFL-IELTS beasiswa LPDP PTUD: Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com) atau IELTS (www.ielts.org).
  3. Syarat skor TOEFL-IELTS beasiswa LPDP Penyandang Disabilitas: Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id).
  4. Syarat skor TOEFL-IELTS Beasiswa LPDP Afirmasi: Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id).
  5. Syarat skor TOEFL-IELTS Beasiswa LPDP Prasejahtera: Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id).
  6. Syarat skor TOEFL-IELTS Beasiswa LPDP Putra putri Papua: Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id) (jika ada).
  7. Syarat skor TOEFL-IELTS Beasiswa LPDP PNS, TNI dan Polri: Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), atau IELTS (www.ielts.org). minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 530, TOEFL iBT® 70, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.

Baca juga : Kegiatan Aksi Sosial Panti Jompo Tresna Werdha

Pendaftar program doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80, PTE Academic 58, IELTS™ 6,5. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

  1. Syarat skor TOEFL-IELTS Beasiswa LPDP Kewirausahaan: Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 61, PTE Academic 65 atau IELTS™.

Agar berhasil dalam tes TOEFL ini tentu ada tips mengerjakan TOEFL selanjutnya yakni mahasiswa  harus bisa mencatat dengan baik. Sebab dalam proses mendengarkan video, mahasiswa hanya mendapatkan kesempatan satu kali.

Kemudian mahasiswa harus menjawab pertanyaan, berbicara, atau menulis tentang subjek yang  didengarnya dari video tersebut.

Maka karena mahasiswa  tidak dapat memutar ulang audionya, mahasiwa harus menjadi pencatat yang baik. Tujuannya supaya  mahasiswa  belajar membuat catatan secara real time, tanpa melewatkan apa pun yang dikatakan pembicara. Jika ini dilakukan maka beasiswa bisa dicapai.

Foto:iStock

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga : Meraih Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2023 […]