Rawat Ketajaman dan Fokus Otak Anda Dengan Menghindari 5 Jenis Makanan Ini

Family Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Otak manusia adalah pusat kehidupan manusia.  Sebagai pusat kehidupan, semua organ tubuh penting seperti jantung dan paru-paru, dapat berfungsi karena digerakkan oleh otak.

Jika ada fungsi otak terganggu, fungsi tubuh yang terhubung dengan otak dengan sendirinya terganggu. Oleh karena itu otak perlu dirawat.

Salah satu cara merawatnya adalah mengkonsumsi makanan yang menyehatkan otak atau menghindari makanan yang dapat menyebabkan kemunduran otak.

Begitulah, semua makanan yang kita makan, berpengaruh pada kesehatan tubuh termasuk kesehatan otak, baik secara positif atau secara negatif.

Tulisan kali ini hendak membahas makanan yang dapat menurunkan fungsi otak. Ternyata menurut ahli gizi asal Harvard University, Dr. Uma Naidoo, seperti dilansir pada laman CNBC Indonesia, ada lima jenis makanan yang harus dihindari jika ingin daya ingat tetap tajam dan fokus.

Berikut ini lima jenis makanan yang harus dihindari menurut Dr Uma Naidoo:

  1. Makanan yang mengandung minyak biji olahan

Minyak olahan yang dimaksud adalah minyak yang diekstraksi dari kedelai, jagung, rapeseed (sumber minyak karola) biji bunga matahari dan safflower. Minyak olahan ini banyak mengandung lemak omega-6.

Baca juga : Urgensi Dana Pendidikan Menjemput Era Industri

Penggunaan minyak-minyak olahan ini perlu dikurangi karena kelebihan konsumsi omega-6 dapat memicu tubuh untuk memproduksi bahan kimia yang dapat menyebabkan peradangan pada otak.

Oleh karena itu disarankan mengganti penggunaan minyak olahan ini dengan minyak kelapa atau minyak zaitun.

  1. Makanan dengan gula tambahan atau gula rafinasi

Energi yang digunakan oleh otak kita untuk memicu aktivitas seluler memang berasal dari glukosa, Tapi konsumsi gula tinggi bisa menyebabkan kelebihan glukosa di otak.

Hal ini akan menyebabkan gangguan memori karena berkurangnya plastisitas hippocampus. Ini adalah bagian otak yang mengontrol memori.

  1. Makanan olahan

Banyak mengkonsumsi makanan olahan seperti nugget, makanan kaleng, dan makanan lain yang diawetkan, dapat beresiko menutup DNA di otak.

Sebuah studi terbaru tahun 2022 menemmukan bahwa responden yang banyak mengkonsmsi makanan ultra olahan dalam jumlah tinggi lebih mungkin menglami depresi ringan dibandingkan dengan responden yang mengkonsumsi paling sedikit.

Baca juga : Jika Elon Musk Berhasil, Enam Bulan Lagi, Orang Lumpuh Dapat Berjalan Dan Orang Buta Dapat Melihat

Oleh karena itu Dr Naidoo menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan olahan atau bahkan menghindari.

  1. Makanan dengan pemanis buatan

Pemanis buatan yang dimaksud adalah sakarin, sukrolosa dan stevia. Selain itu, ada spartam yang sangat berbahaya.

Pemanis buatan ini dapat menyebabkan oksidasi yang meningkatkan radikal bebas yang berbahaya di otak. Sebagai penggantinya Dr Naido menyarankan madu, ekstrak buah biksu atau gula kelapa.

  1. Hindari Gorengan

Gorengan adalah jajanan yang sangat digemari di Indonesia, namun ternyata gorengan dapat menurunkan fokus dan daya ingat pada otak.

Sebuah penelitian dengan 18.000 responden menyimpulkan bahwa responden dengan kebiasaan sering mengkonsumsi gorengan memperoleh skor memori dan kognitif yang lebih rendah.

Sebagai alternatif yang baik bagi otak, Dr. Naidoo menyarankan makanan yang dipanggang, direbus atau dikukus.

Itulah lima jenis makanan yang sebaiknya dikurangi atau bahkan dihindari karena akan melemahkan ingatan, menurunkan ketajaman dan fokus dari otak.

Foto : ceramahmotivasi.com

5 2 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga : Rawat Ketajaman Dan Fokus Otak Anda Dengan Menghindari 5 Jenis Makanan Ini […]