Diperlukan Intensitas Belajar untuk Mencapai Prestasi Belajar

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Pada dasarnya setiap murid harus mencapai prestasi belajar tertentu sesuai dengan potensi belajarnya. Prestasi belajar tersebut hanya sungguh-sungguh dicapai murid jika murid dalam proses belajarnya, mencapai intensitas belajar tertentu.

Prinsip inilah yang diupayakan perwujudannya oleh banyak lembaga pendidikan besar. Oleh karena itu, mereka mengupayakan sistem pengajaran dengan berbagai komponennya untuk mencapai tingkat intensitas belajar tersebut.

Di Oxford University misalnya, intensitas belajar mahasiswa diupayakan melalui sistem pembelajaran melalui berbagai komponen kegiatan yang harus dilakukan baik oleh dosen maupun oleh mahasiswa.

Kepemimpinan pimpinan universitas bertugas untuk memastikan sistem proses belajar mengajar berjalan melalui upaya memastikan semua komponen kegiatan pada sistem proses belajar mengajar dapat berjalan.

Misalnya di Oxford University, komponen pertama, dari sistem proses belajar mengajar di Oxford adalah lecture. Kuliah tatap muka dengan dosen dalam kelompok besar. Untuk mengikuti kuliah tatap muka ini mahasiswa harus membaca topik yang dibicarakan pada sessi tersebut, sebelum sesi berlangsung.

Jika dosen berhalangan, mahasiswa akan mendapatkan video dosen tersebut dan mahasiswa harus menyaksikan video tersebut untuk memahami materi.

Membaca materi terkait topik  sebelum mengikuti kuliah tatap muka sangat membantu mahasiswa memahami topik tersebut ketika kuliah tatap muka berlangsung.

Baca juga : Rawat Ketajaman Dan Fokus Otak Anda Dengan Menghindari 5 Jenis Makanan Ini

Komponen sistem yang kedua adalah seminar. Ini seperti belajar kelompok. Jumlah pesertanya dibatasi, oleh karena itu pesertanya hanya lima sampai enam orang.

Pada sessi seminar ini, mahasiswa akan didampingi bukan oleh dosen melainkan oleh seminar leader. Mereka bukan dosen di Oxford University. Biasanya mereka adalah mahasiswa Ph.D.

Tugas utama mahasiswa dalam seminar ini adalah melakukan pendalaman pada topik kuliah yang sedang dipelajari. Oleh karena itu, di forum yang lebih kecil ini, terjadi diskusi antar peserta untuk memperdalam pemahaman.

Komponen sistem yang ketiga adalah kuis. Para mahasiswa harus mengerjakan kuis. Meskipun skor kuis tidak digunakan untuk penilaian, tetapi ini baik untuk mahasiswa, karena berguna untuk mengukur seberapa jauh mahasiswa telah memahami topik yang dipelajari.

Tentu saja komponen sistem keempat adalah sistem ujiannya, termasuk ujian akhir. Ini adalah komponen teaching system dari sebuah universitas tertua, sebagai upaya untuk menjamin intensitas belajar mahasiswa, untuk mencapai prestasi belajar.

Komponen sistim proses belajar mengajar ini menjadi salah satu faktor penting bagi Oxford untuk menjamin intensitas belajar para mahasiswanya termasuk menjamin prestasi belajar mereka, sekaligus menjamin mutu lulusan mereka.

Jika ingin Universitas di Indonesia, menjamin prestasi mahasiswa sesuai dengan potensi, dan mutu lulusannya memiliki standar yang sama. Ini adalah upaya pertanggungjawaban universitas. Semua universitas hendaknya membangun sistem proses belajar mengajar seperti ini.

Baca juga : Jika Elon Musk Berhasil, Enam Bulan Lagi, Orang Lumpuh Dapat Berjalan Dan Orang Buta Dapat Melihat

Model ini juga sudah dapat dilaksanakan di SMA, bahkan SMP. Sekolah-sekolah hendaknya mendisain dan membangun sistem proses belajar mengajarnya untuk menjamin agar proses belajar berlangsung intensif.

Setelah sistemnya terbangun, diperlukan kepemimpinan yang kompatibel untuk memastikan sistemnya berjalan.

Sering terjadi di Indonesia, baik di perguruan tinggi maupun di sekolah-sekolah, sistem sekolahnya dibangun tapi kepemimpinannya tidak kompatibel sehingga sistem cuma menjadi rumusan standar operasional prosedur yang tidak berguna.

Atau kepemimpinannya ada, tetapi sistemnya tidak ada, sehingga organisasinya tidak bergerak ke mana-mana. Masing-masing guru bekerja sendiri-sendiri sehingga intensitas belajar semua murid tidak dapat dijamin oleh sekolah.

Menurut hemat saya, semua sekolah, sebagai perwujudan tanggungjawabnya kepada orang tua, wajib mendisain sistem proses belajar mengajarnya untuk menjamin intensitas belajar muridnya.

Karena hanya dengan intensitas belajar yang tinggi, semua murid dapat mencapai prestasi belajar sesuai dengan potensi mereka masing-masing.

Foto:tanjakNews.com

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga : Diperlukan Intensitas Belajar Untuk Mencapai Prestasi Belajar […]

trackback

[…] Baca juga : Diperlukan Intensitas Belajar Untuk Mencapai Prestasi Belajar […]