Depoedu.com-Kehadiran murid-murid dari Junshin Gakuin dan Kenmei Joshigakuin, Jepang, membawa suasana penuh semangat di SMA Tarakanita Gading Serpong pada Rabu (19/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, para murid asal Negeri Sakura berkesempatan mengenal lebih dekat kekayaan budaya Indonesia, khususnya melalui keindahan busana adat dan alunan seni gamelan Jawa.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama di ruang multimedia lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan “Kimi Ga Yo”.
Kepala SMA Tarakanita Gading Serpong, Ibu Valentina Nurwanti Dewiningsih, S.Pd., menyampaikan apresiasi serta harapannya atas terselenggaranya kegiatan interkultural ini.
“Semoga kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para murid untuk belajar dan membangun kebersamaan di tengah keberagaman budaya lintas negara,” ujar Ibu Valentina saat menyambut para tamu.
Baca juga : Pendidikan Pancasila Dari Konteks, Mengunakan Platform Khoot. Siswa Antusias Terlibat Meskipun Secara Daring
Belajar Kain Nusantara Melalui Permainan Interaktif
Edukasi budaya dikemas menarik melalui permainan interaktif. Para peserta diajak mengenali berbagai ragam kain khas Nusantara, seperti ulos, batik, dan songket, serta mempelajari karakteristik busana adat dari daerah Banten dan Jawa.
Suasana ruangan kian meriah saat para murid dibagi ke dalam beberapa kelompok. Berbekal kartu petunjuk, tiap kelompok berlomba mencari busana yang sesuai dengan informasi daerahnya, lalu memperagakannya secara langsung.
Kegiatan memadupadankan pakaian dengan daerah asal ini terbukti sukses memantik rasa ingin tahu para murid Jepang.
Unjuk Pesona dalam Peragaan Busana
Puncak acara ditutup dengan peragaan busana (fashion show) sederhana. Dengan penuh antusias, para murid memperagakan beragam pakaian tradisional dari berbagai pelosok negeri — mulai dari Betawi, Jawa, Banten, Papua, Nusa Tenggara Barat (NTB), Aceh, Sulawesi Utara, Bali, hingga Sumatra Utara.
Baca juga : Sekolah, Orang Tua, dan Perguruan Tinggi: Segitiga Penopang Keberhasilan Belajar
Antusias Menabuh Gamelan, Murid Jepang Pelajari Gamelan Jawa
Selain busana adat, para murid Jepang juga diajak mengenal seni musik tradisional melalui workshop gamelan Jawa yang dipandu oleh Bapak Andreas Putra Surya Kencana Trisno Pakadang, S.Pd. dan Bapak Antonius Heru Wibowo, S.T.
Setelah mempelajari teknik dasar, tata cara duduk, dan instrumen seperti gong, bonang, saron, gembung, serta pekik, sepuluh siswa mendapat kesempatan pertama untuk mencoba memainkannya.
Antusiasme terpancar jelas saat para murid asal Negeri Sakura tersebut mampu memainkan alunan gamelan dengan harmonis dalam waktu yang relatif singkat.
Rangkaian kunjungan tamu homestay ini ditutup dengan refleksi. “Saya senang hari ini karena dapat mengetahui kekayaan busana adat dan gamelan Indonesia”, ujar salah satu peserta homestay dari Junshin Gakuin.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman baru dalam mengenal budaya Indonesia, tetapi juga membangun kebersamaan dan persahabatan dalam semangat pertukaran budaya.
Penulis adalah Murid SMA Tarakanita Gading Serpong
