Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Jadi Materi MPLS di SMP Tarakanita 2 Jakarta

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi salah satu waktu yang tepat untuk memberikan informasi dan kegiatan–kegiatan sekolah. Kegiatan yang berkaitan  dengan proses pembelajaran mengenai ilmu pengetahuan, begitu juga kegiatan pembelajaran lain yang memperkaya, memperkuat ataupun memperdalam materi.  

Harapannya MPLS menjadi kegiatan awal yang sangat bermanfaat dan berpengaruh positif untuk siswa sehingga dapat mempengaruhi siswa secara positif selama menjalani pendidikan di SMP Tarakanita 2 Jakarta.

Seperti juga hari ini, Kamis, 17 Juli 2025, SMP Tarakanita 2 Jakarta bekerja sama dengan Dinas Kebakaran Sektor Pluit mengadakan sosialisasi pemahaman dan pencegahan, penanggulangan dini kebakaran sebagai bagian dari pendidikan kemandirian.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan MPLS yang sudah berlangsung dari hari Senin, 14 Juli untuk kelas 7 sampai 9. Kepala Sekolah, Maria Dian Putriyanti, S.Pd. menuturkan kegiatan ini sejalan dengan arahan dan kebijakan Yayasan Tarakanita untuk menyelenggarakan kegiatan “Studium Generale”.

Baca juga : Hari Kedua MPLS SD Tarakanita 5 Jakarta: Menanamkan Nilai Dasar dan Profil Lulusan yang Inspiratif

Fokus pada pengembangan pribadi melalui berbagai kegiatan dengan tujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan untuk kemandirian. Demikian juga yang dilakukan di SMP Tarakanita 2 Jakarta,  memberikan wawasan tambahan pada siswa  selain mata pelajaran. 

Kegiatan ini menghadirkan pembicara atau narasumber, Mantep Fauzi dan tim dari pemadam kebakaran (Damkar) untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, yang bertujuan memperkaya wawasan peserta didik. 

Selain itu, agar anak-anak bisa mengalami langsung atau praktik langsung terhadap kondisi yang mungkin akan mereka jumpai di kehidupan, terutama yang berhubungan dengan bencana kebakaran.

Dian menambahkan, melalui kegiatan ini siswa semakin memahami bahaya kebakaran dan cara menanggulangi kebakaran sejak dini. Kemitraan SMP Tarakanita 2 dengan Damkar Pluit semakin erat dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan pelayanan kepada peserta didik, tegasnya. 

Pemahaman tentang bahaya dan cara–cara penanggulan kebakaran sangat penting karena dalam hidup keseharian selalu berinteraksi dengan api. Api yang kecil bisa menjadi teman, api yang besar bisa membahayakan. 

Sejalan dengan yang disampaikan Dian, koordinator Damkar Pluit, Mantep Fauzi  menjelaskan perlunya edukasi sejak dini mengenai bencana kebakaran. Anak–anak bisa mencegah, atau berbuat sesuatu jika terjadi kebakaran.

Baca juga : Implementasi Lateral Keputusan MK Tentang Sekolah Gratis Melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Swasta

Menurut Mantep, anak-anak harus tahu seperti apa kebakaran, dan harus melakukan apa. Itu yang terpenting bagi siswa, tegas Mantep. Menurutnya, ketika kebakaran terjadi bisa langsung dipadamkan dengan alat–alat yang ada di rumah, misalnya karung. Yang penting paham betul bagaimana caranya. 

Tidak perlu panik. Jika memang perlu bantuan, segeralah untuk menghubungi damkar terdekat untuk mengurangi resiko yang lebih besar. Lebih baik setiap rumah maupun gedung perkantoran memiliki alat pemadam kebakaran (APAR) sendiri sesuai kebutuhannya, imbuh Mantep.

Ia kemudian menyebut, alat pemadam kebakaran portable atau alat pemadam api ringan yang dimaksud, merupakan alat pemadam yang memiliki perlindungan terhadap kebakaran aktif. 

Alat ini, jelas Mantep, hanya digunakan untuk memadamkan api atau untuk  kendalikan kebakaran yang masih kecil. Dengan berat 1 kg hingga 9 kg, alat ini menggunakan media CO2, Chemical Dry Powder, Foam ataupun Liquid Gas. 

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments