Depoedu.com-Semangat petualangan dan kecintaan terhadap keanekaragaman hayati memenuhi lingkungan Sekolah KB-TK Tarakanita Surabaya pada hari Rabu, 5 November 2025. Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang jatuh setiap tanggal 5 November, sekolah ini menyulap area bermain menjadi ‘Mini Zoo’ yang penuh kejutan edukatif dan kegembiraan.
Acara ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan sebuah inisiatif unik untuk menanamkan rasa kepedulian dan tanggung jawab anak-anak terhadap flora dan fauna sejak usia dini.
Pagi itu, puluhan siswa-siswi cilik Tarakanita tampak berbeda dari biasanya. Mereka mengenakan seragam baju petualang lengkap, siap menjelajahi dunia satwa yang ada di hadapan mereka. Konsep mini zoo kali ini terasa sangat personal dan hangat, sebab semua ‘penghuni’ mini zoo adalah hewan peliharaan kesayangan yang dibawa langsung oleh anak-anak dari rumah masing-masing.
Keberagaman satwa yang hadir di ‘Mini Zoo’ mencerminkan kekayaan hayati di sekitar kita. Di barisan kandang dadakan, terlihat berbagai jenis hewan unik dan lucu.
Baca juga : Meneladan St. Carolus Borromeus Menjadi Saksi Kasih Tuhan dengan Solidaritas yang Nyata
Ada aquarium dan toples kecil yang dihuni ikan dan udang, sangkar-sangkar yang menyimpan burung, kotak berbentuk rumah yang unik untuk kelomang yang merayap, serta aquarium mini tempat seekor gecko bersembunyi.
Tak ketinggalan, hewan-hewan berbulu dan bersisik lainnya juga memeriahkan suasana. Terdengar suara khas dari ayam dan bebek, gerakan lambat namun pasti dari kura-kura, serta tingkah laku menggemaskan dari hamster, marmut, dan kelinci yang menarik perhatian semua mata.
Kehadiran berbagai satwa ini memberikan pengalaman belajar multisensori yang tak terlupakan. Anak-anak tidak hanya melihat, tetapi juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan aman di bawah pengawasan guru.
Sebelum resmi masuk ke area mini zoo, para petualang cilik ini harus menyelesaikan misi pertama. Mereka berkumpul mengikuti sesi “English Class” yang dipandu oleh Maam Viviet. Dengan penuh keceriaan, Maam Viviet mengajak anak-anak bermain dan belajar kosakata bahasa Inggris terkait nama-nama hewan yang akan mereka temui atau binatang-binatang yang biasa ada di kebun binatang.
Metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan ini sukses membangun antusiasme sekaligus mengasah kemampuan berbahasa asing mereka.

Setelah sesi bahasa Inggris usai, petualangan berlanjut ke loket tiket. Di sini, nilai edukatif tentang transaksi dan tanggung jawab diperkenalkan. Setiap anak diajak untuk membeli tiket masuk dengan cara menukarkan uang senilai Rp 2.000,-.
Sebagai imbalannya, mereka menerima gelang khusus yang menjadi penanda akses masuk ke ‘Mini Zoo’. Proses sederhana ini mengajarkan mereka konsep nilai tukar uang dan kepemilikan.
Dengan gelang melingkar di pergelangan tangan, para siswa kemudian berkeliling untuk melihat dan menyapa semua binatang. Sorak-sorai gembira terdengar di setiap sudut saat mereka mengamati tingkah polah satwa-satwa tersebut.
Para guru dan orang tua yang mendampingi dengan sabar menjelaskan tentang jenis, makanan, dan cara merawat setiap hewan, menumbuhkan empati dan pemahaman bahwa setiap makhluk hidup membutuhkan perawatan dan kasih sayang.
Puncak dari keseruan petualangan ini adalah sesi foto bersama dengan binatang kesayangan. Setelah mengamati dan bahkan diperbolehkan memegang beberapa hewan dengan hati-hati (tentunya setelah mendapatkan persetujuan dan arahan dari guru), mereka berfoto ria, mengabadikan momen kebersamaan yang berharga ini.
Baca juga : Kehangatan dalam Carolus Day 2025 di Tarakanita Lahat
Hewan-hewan tersebut, mulai dari kelinci berbulu halus hingga kura-kura yang diam, menjadi bintang utama di setiap jepretan kamera.
Setelah lelah berkeliling dan berinteraksi, seluruh siswa diajak untuk beristirahat bersama. Sambil menikmati bekal, mereka berbagi cerita tentang hewan favorit yang baru mereka lihat. Momen ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian kegiatan HCPSN yang sukses dilaksanakan.
“Kegiatan ini kami rancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendalam bagi anak-anak. Melalui interaksi langsung dengan berbagai jenis satwa, mereka tidak hanya belajar tentang keanekaragaman hayati, tetapi juga tentang tanggung jawab, empati, dan rasa cinta terhadap lingkungan,” ujar Maam Maya salah satu guru KB-TK Tarakanita Surabaya.
Melalui ‘Tarakanita Mini Zoo’, KB-TK Tarakanita Surabaya berhasil merayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dengan cara yang unik, interaktif, dan berdampak. Petualangan ini mengajarkan satu pelajaran penting: cinta terhadap satwa adalah langkah awal untuk mencintai dan menjaga seluruh alam semesta.

[…] Baca juga : Kisah Petualangan Cilik di Tarakanita Mini Zoo: KB-TK Tarakanita Surabaya Rayakan Hari CInta Puspa d… […]