Depoedu.com-SMK Negeri 1 Titehena kembali menggelar pentas seni (pensi) di penghujung tahun pelajaran 2024/2025. Kegiatan yang mengusung tema “Ekspresikan diri dengan karya seni” tersebut berlangsung di lapangan olahraga SDK Tenawahang pada Minggu (15/6/2025).
Penonton yang hadir terdiri dari orang tua/wali, para tamu undangan, dan segenap warga Desa Tenawahang, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.
Acara disisi dengan teater “Tonu Wujo” dari teks yang digarap oleh seorang budayawan Flores Timur, Bapak Silvester Petara Hurit. Selain itu, pertunjukan tari kreasi yang energik.
Ada pula alunan suara merdu dalam penampilan menyanyi serta monolog, fragmen, dan baca puisi yang dapat menyentuh hati penonton. Para peserta didik SMK Negeri 1 Titehena menunjukkan bakat mereka dengan penuh percaya diri, hingga membuat suasana semakin hidup dan semarak.
Kegiatan tersebut merupakan manifestasi dari visi sekolah. Ini merupakan bagian dari proses mengembangkan potensi terbesar dalam diri peserta didik. Melalui seni, peserta didik belajar untuk santun dalam bergaul.
Baca juga : Persyaratan Menjadi Kepala Sekolah Menurut Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025
Melalui seni mereka juga belajar mengupayakan keunggulan dalam prestasi, berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, dan menghargai budaya warisan leluhur. Pentas seni bukan hanya untuk menghadirkan hiburan semata, tetapi juga ajang unjuk kreativitas dari peserta didik.
Plt. Kepala SMK Negeri 1 Titehena, Wilhelmus Darang Weking, S. Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar anak-anak memiliki kreativitas dalam mengembangkan minat dan bakat. Selain itu, melatih peserta didik untuk menjadi pemimpin masa depan.
“Anak-anak kita perlu diberi ruang dan waktu yang cukup untuk proses pengembangan diri. Melalui program ekstrakurikuler di sekolah, mereka boleh berproses dalam kepahitan yang buah manisnya dapat kita nikmati saat ini,” ungkap Pak Willy.
Sementara itu Kepala Desa Tenawahang, Bapak Bernadus Belawa Sogen, S.Pt mengungkapkan rasa bangga kepada segenap warga sekolah terutama para peserta didik. Menurutnya, kegiatan seperti ini mengandung nilai-nilai esensial yang ada di SMK.
“Kita telah mengetahui bersama bahwa tujuan utama pendidikan di SMK adalah mempersiapkan lulusan dengan segudang keterampilan vokasional untuk siap ditempatkan pada dunia kerja dan dunia industri. Dengan demikian, mereka juga perlu belajar mengekspresikan diri melalui pentas seni untuk menunjang kehidupan masa depan,” tegas Pak Bernard.
Baca juga : Jumlah Mahasiswa Vietnam, Nepal, dan Pakistan yang Studi di Amerika Lebih Banyak, Indonesia Tertinggal Jauh?
Usai acara pementasan, diberi kesempatan juga kepada Kepala SDK Tenawahang, Ibu Lusia Subah, S. Ag selaku tuan rumah untuk memberikan kesan dan pesan terkait acara pementasan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar SMK Negeri 1 Titehena yang telah menghadirkan momen berkualitas ini.
“Anak-anakku semuanya, hari ini kalian bisa mengaktualisasikan kegiatan ekstrakurikulernya. Ini adalah kreasi dan inovasi kalian yang dapat ditonton dan menginspirasi banyak orang. Teruslah berkarya dalam menggapai cita-cita dan memajukan pendidikan di wilayah Titehena ini,” pesan Ibu Lusia.
Pendidikan tidak hanya terbatas pada ilmu pengetahuan yang bisa diukur dengan angka. Pendidikan juga tidak sekadar mengikuti pelajaran di dalam kelas, tetapi juga tentang bagaimana mengasah kepekaan, empati, dan keberanian untuk tampil di depan banyak orang.
Semoga kegiatan seperti ini senantiasa menjadi ruang belajar yang sarat makna bagi peserta didik SMK Negeri 1 Titehena.
