Kecil Tapi Keren: Panen Hasi Belajar SMPK St. Isidorus Lewotala

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Kecil Tapi Keren adalah pernyataan yang saya kira cocok disematkan pada acara meriah Festival Panen Hasil Belajar SMPK St. Isidorus Lewotala–Flores Timur  semester gasal tahun pelajaran 2022/ 2023 yang diselenggarakan pada Kamis, 15 Desember 2022 di Aula Sekolah.

Acara ini baru pertama kali diselenggarakan oleh sekolah, namun dari kacamata eduers yang turun langsung ke lapangan mendapati bahwa format kegiatan yang digagas benar-benar sangat kreatif dan mengundang decak kagum.

Bagaimana tidak? Aula sekolah yang sudah keriput disulap menjadi ruang pameran yang wah dan sangat memancing rasa ingin tahu.

Ruang aula yang berukuran standar dipetak-petakkan menjadi beberapa bagian guna merepresentasi pameran setiap kelas mulai dari kelas VII hingga kelas IX.

Dalam setiap kamar yang telah dipetak-petakkan tadi, setiap kelas diberi kebebasan penuh untuk menampilkan semua karya yang pernah dihasilkan oleh kelas selama satu semester.

Baca juga : ITB Buka Program Magister Multidisiplin Baru, Smart X. Program Apakah Ini?

Mulai dari kerajinan tangan, praktik memasak, karya tenun, aksi murid sedang menenun, hingga solo tunggal atau vocal group sukses dipamerkan oleh setiap murid kepada orang tua dan udangan yang hadir.

Hebatnya lagi, setiap stand pameran sudah dijaga oleh perwakilan siswa yang siap sedia memberi penjelasan kepada pengunjung terkait aksi nyata yang terpampang pada dinding-dinding pameran.

Kepala SMPK St. Isidorus Lewotala, Frans Berek, M. Pd, yang ditemui di sela-sela kegiatan menjelaskan kepada eduers bahwa acara ini sudah digagas di awal semester utamanya berkaitan dengan pemberian kesempatan yang seluas-luasnya kepada murid untuk mengekspresikan dirinya.

“Penting agar murid diberi ruang untuk boleh mengekspresikan apa yang ada di benak mereka. Sekolah berkewajiban untuk menyediakan ruang dimaksud. Pameran hasil belajar ini adalah salah satu ruang yang coba disiapkan oleh sekolah untuk maksud itu”, kata Frans Berek menjelaskan.

Frans Berek, yang juga adalah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) ini memang dikenal sebagai sosok senang untuk belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama sebagaimana motto IGI yakni sharing and growing together.

Baca juga : Membaca Statistik Tentang Kasus Bullying Di Indonesia

“SMPK St. Isidorus Lewotala selalu siap belajar dan berkolaborasi dengan sekolah lain terkait implementasi kurikulum merdeka (IKM). Karena, menurut kami, hanya dengan berbagi dan berkolaborasi maka kita akan bisa bertumbuh bersama”, pungkas Frans Berek, ketika ditanya kemungkinan ada sekolah lain yang ingin belajar dan berkolaborasi bersama.

Festival Pameran Hasil Belajar SMPK St. Isidorus Lewotala dengan tema we are the dreamers dimulai pada pukul 08.00 wita dan berakhir pada pukul 11.00 wita. Di mana, kegiatan ditutup dengan acara puncak “segitiga emas”.

Segitiga emas adalah pertemuan wajib antara guru, orang tua, dan murid pada saat pembagian rapor pendidikan. Pada pertemuan ini, guru memberikan informasi lengkap terkait hasil belajar murid baik dari segi pengetahuan, keterampilan maupun sikap.

Dengan begitu, orang tua/ wali memiliki gambaran lengkap tentang perkembangan anaknya.

Penulis adalah anggota IGI Flores Timur  

4.4 5 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments