Depoedu.com-Saat ini film di Indonesia yang menyuguhkan cerita untuk dikonsumsi anak-anak sangat sedikit. Sebagian besar film-film dibuat untuk memenuhi kebutuhan orang dewasa. Saat ini, sesudah era pandemi para produsen film di Indonesia sudah mulai menambah produksi film.
Ada yang menarik dalam hal ini. Di antara film-film dewasa yang diproduksi, muncul sebuah film anak-anak yang bercerita tentang komitmen menjaga satwa liar, yang merupakan bagian dari identitas kekayaan nusantara.
Film anak-anak ‘Kun Ana wa Anta’ dirilis oleh DNA Production dan Maxstream, disutradarai Rully Manna dan dibintangi oleh 5 pemain cilik Muzakki Ramdan, Abe Moore, Kayla Harlo, Balgis Balfas, Austyn Senduk, dan aktor kawakan Donny Alamsyah dan Mathias Muchus.
Film anak-anak ini mengangkat cerita tentang petualangan lima anak yang bersahabat dengan alam, yang berasal dari latar belakang keluarga yang beragam, yang menunjukkan kebhinnekaan bangsa Indonesia.
Baca juga : Setelah Meluncurkan Merdeka Belajar Episode Ke 23, Masih Ada Tiga Masalah Pengembangan Literasi?
Film ini juga mendapat apresiasi dari Kak Seto Mulyadi, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia. Kak Seto menyampaikan, film ini bukan hanya sekedar menjadi tontonan bagi penikmatnya tetapi juga sekaligus memberi tuntunan.
Film ini tidak hanya wajib ditonton tapi juga penting menjadi referensi edukasi dan inspirasi bagi anak-anak Indonesia.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengapresiasi kehadiran film anak-anak Kun Ana wa Anta yang mengajarkan tentang kasih sayang, persahabatan, budi pekerti, dan toleransi yang mengangkat cerita petualangan anak-anak dalam melindungi lingkungan dan satwa.
Sekretariat Jenderal KLHK mengundang perwakilan dari empat sekolah untuk menonton Gala Premiere film ‘Kun Ana wa Anta’ ini, salah satu perwakilan tersebut adalah SD-SMP Tarakanita 3.

Dari SD dan SMP Tarakanita 3 diwakili 3 siswa yaitu Albert Justin SD kelas 5, Gracia Edwina SD Kelas 5, Anggilia Gabriella Joya SMP kelas 7, dan didampingi oleh Ibu Kristiani Ketipa Koban, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan.
Perwakilan siswa sekolah Tarakanita 3 merasa senang dapat ikut serta menonton film Kun Ana wa Anta di Epicentrum XXI Jl. Rasuna Said Kuningan.
Hadir mendampingi para siswa Sekjen KLHK, Bapak Dr. Ir. Bambang Hendroyono, M.M serta Bapak Nunu Anugrah, S.Hut., M.Sc., Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal, KLHK.
Kesan Wina (SD-kls 5) setelah menonton film ini : “Filmnya sangat seru, mengajarkan saya menyayangi satwa-satwa di sekitar saya.”
Baca juga : Latihan Lanjutan Kepemimpinan; Aku Menjadi Pemimpin Pembaharu!
Kesan juga disampaikan Joya (SMP-kls 7). “Kita bisa belajar bahwa kita harus menjaga dan melestarikan hewan, bekerja sama dan berteman dengan baik tanpa membeda-bedakan,” kata Joya.
Sedangkan Albert (SD-kls 5), wakil lain dari SD Tarakanita, sangat terkesan dengan keberanian anak-anak pesantren saat menolong Orang Hutan yang tertembak.
Nilai-nilai kehidupan yang disuguhkan dalam film Kun Ana wa Anta sejalan dengan value Tarakanita “Cerdas Berintegritas” yang menghidupi nilai-nilai kasih yang berbelarasa, daya juang, dan KPKC (Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan).
Semoga dengan rilisnya film Kun Ana wa Anta ini semakin memotivasi para produser dan sutradara lainnya untuk tergerak membuat film anak-anak yang mendidik dan sangat dibutuhkan saat ini, untuk mengembangkan karakter baik bagi anak-anak Indonesia.

[…] Baca juga : KLHK Ajak Siswa Sekolah Tarakanita 3 Menonton Gala Premiere Film Kun Ana Wa Anta […]
[…] Baca juga : KLHK Ajak Siswa Sekolah Tarakanita 3 Menonton Gala Premiere Film Kun Ana Wa Anta […]