Partisipasi SMK Negeri 1 Titehena dalam Pelaksanaan Program AI Ready ASEAN

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerja sama dengan Kaizen Collaborative Impact dan ASEAN Foundation menggelar Piloting Program AI Ready ASEAN yang berlangsung pada 12 Januari 2026 hingga 30 Januari 2026. Kegiatan utama berupa kelas Hour of AI yang dilaksanakan secara online dan gratis.

Program ini menyasar para guru dan murid SMA/SMK/SLB pada sejumlah kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur. Khusus di Kabupaten Flores Timur, terdapat lima sekolah yang ditugaskan untuk berpartisipasi.

Lima sekolah tersebut adalah: SMK Negeri 1 Titehena, SLB Negeri Weri, SMA Negeri 1 Adonara Timur, SMA Negeri 1 Larantuka, dan SMK Negeri 1 Larantuka.

Baca juga : Cetak Entrepreneur CIlik, KB-TK Tarakanita Surabaya Gelar Market Day Berkonsep Foodcourt

Dari limit waktu yang ada, untuk SMK Negeri 1 Titehena berlangsung pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan bertempat di Aula TK Negeri 1 Titehena pada pkl. 07.30-09.00 WITA. Peserta yang terlibat adalah seluruh warga SMK Negeri 1 Titehena.

Selama proses persiapan, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Ibu Marlina Sedo Laleng, S.Pd.,Gr ditunjuk sebagai PIC (penanggung jawab). Beliau bertugas memastikan adanya koordinasi dengan pihak AI Ready ASEAN melalui UPTD Tekkomdik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam pelaksanaannya, semua guru dan murid bergabung bersama di satu ruangan, selanjutnya join pada link google meet dengan menggunakan smart TV. Kegiatan difasilitasi oleh Master Trainer AI Ready ASEAN, Bapak Aidil Wicaksono

Sementara itu, PIC sekolah tetap menjalankan tugas untuk memantau kelancaran pelaksanaan kelas Hour of AI. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh peserta sangat antusias selama mengikuti sesi pembelajaran ini dan akan mendapat sertifikat AI Ready ASEAN.

Plt. Kepala SMK Negeri 1 Titehena, Bapak Wilhelmus Darang Weking, S.Pd pada kesempatan itu menegaskan pentingnya kegiatan tersebut bagi para guru dan murid. 

Baca juga : Puteri Persahabatan Bagi Yeyen: Ruang Belajar tentang Mendengar, Menghargai, dan Menjadi Manusia yang Utuh

“Sebagai Sekolah Kejuruan, tugas kita tidak sebatas pada mencetak lulusan yang bukan hanya siap kerja, tetapi juga siap beradaptasi seiring perubahan zaman dan siap berinovasi,” ujarnya.

“Kegiatan hari ini adalah langkah nyata meningkatkan kesadaran akan kecerdasan buatan untuk membangun paradigma baru dalam pembelajaran, pengajaran, dan penciptaan”, lanjutnya. 

Beliau juga mengharapkan agar para murid tidak menyalahgunakan teknologi yang serba canggih dewasa ini. Sebaliknya, menjadikan fitur-fitur yang ada sebagai referensi untuk memperkaya pengalaman belajar.  

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments