Depoedu.com-Setelah 70 ribu murid berprestasi dari 3000 SMA di seluruh Indonesia dinyatakan gagal masuk PTN melalui jalur SNBP karena sekolah mereka terlambat memasukkan nilai kedalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa pada 9 Februari 2023, hari ini Senin (20/3) peluang tersebut terbuka kembali.
Peluang masuk PTN melaui jalur SNBP tersebut terbuka kembali setelah Panitia SNPMB memperpanjang batas waktu pendaftaran mulai hari senin 20 Februari hingga Rabu, 22 Februari 2023.
Perpanjangan batas waktu pendaftaran SNBP tersebut dilakukan setelah pemberitaan tentang kegagalan 70 ribu murid kelas XII dari 3000 sekolah, menuai reaksi dari berbagai pihak.
Ketua pelaksana eksekutif SNPMB Budi Prasetyo mengatakan, setelah dicermati, ada sekitar 1.387 sekolah belum mencapai finalisasi PDSS. Ia berharap perpanjangan waktu tiga hari dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah yang belum finalisasi untuk melakukan proses finalisasi.
Baca juga : Aksi Bersih Sahabat Lingkungan Sekolah Tarakanita 3 Pada Kegiatan HPSN 2023
“Jika sekolah-sekolah memanfaatkan perpanjangan waktu yang tersedia dengan baik, perkiraan saya, 500 sekolah tambahan yang bisa menyelesaikan proses finalisasi PDSS saja sudah bagus,” ujar Budi dalam konferensi pers.
Sedangkan wakil ketua II SNPMB Edward Wolloch mengatakan seperti dilansir pada laman Tempo.co, kebijakan ini diambil sebagai bentuk keberpihakan kepada murid kelas XII berprestasi, untuk mendapatkan kesempatan masuk PTN melalui jalur SNBP.
“Setelah 2×24 jam tidak ada lagi perpanjangan waktu. Sekolah diharapkan memanfaatkan betul kesempatan ini untuk melakukan finalisasi,” harap Edward.
Edward juga menegaskan bahwa meskipun ada perpanjangan waktu, tetapi jadwal yang ditetapkan sebelumnya tetap berlaku. Tidak ada perubahan waktu SNBP mulai dari 14 Februari hingga 28 Februari. Jadwal pengumuman hasil pun tetap pada tanggal 28 Maret 2023.
Setelah memperoleh kabar tentang perpanjangan waktu pendaftaran SNBP tersebut, seorang wali murid kelas XII, Andrea Thamrin langsung menghubungi sekolah anaknya yang ia ketahui sebagai sekolah yang gagal melakukan finalisasi PDSS.
Andrea berharap situasi ini menjadi pembelajaran berbagai pihak agar tahun-tahun yang akan datang tidak terjadi lagi kasus seperti tahun ini. Menurutnya, Dinas Pendidikan hendaknya dapat memantau sekolah dalam proses pendaftaran jalur SNBP sehingga sekolah tidak terlambat mendaftar.
Ia berharap sekolah harus benar-benar berbenah. Sekolah harus bekerja lebih profesional agar kasus keterlambatan melakukan finalisasi PDSS tahun ini tidak terulang kembali.
Foto:Republika

[…] Baca juga : Batas Waktu Pendaftaran Seleksi Nasional Berdaasarkan Prestasi Diperpanjang Hingga Hari Rabu […]