Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Sekolah Sudah Semakin Baik?

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (MendikbudRistek) Nadiem Anwar Makarim ungkap penerapan Permendikbudristek Nomor 46 tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) sudah semakin baik.

Hal tersebut menurut Nadiem terlihat dari, terbentuknya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah. Dalam waktu 6 bulan, sebanyak 90 persen satuan pendidikan dan 50 persen satgas PPKSP di Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota telah terbentuk. 

Hal tersebut disampaikan Nadiem Makarim dalam acara Sosialisasi dan Diskusi  Penguatan Pencegahan Kekerasan bagi TPPK dan Satgas PPKSP yang dilakukan secara daring pada Selasa (5/3/2024). Pada kesempatan tersebut Nadiem menegaskan bahwa anggota TPPK dan satgas PPKSP mengemban tugas yang besar dan mulia.  

Tentu saja pembentukan TPPK dan PPKSP patut disambut gembira karena salah satu sasaran dari upaya pencegahan kekerasan di sekolah menunjukkan kemajuan. Namun kita masih prihatin karena tindakan kekerasan di sekolah terutama tindakan perundungan hingga hari ini masih marak di banyak sekolah. 

Kita berharap TPPK di sekolah-sekolah terus didorong pembentukannya, termasuk di sekolah-sekolah internasional dan juga pembentukan PPKSP di 50 persen Provinsi dan Kabupaten/Kota sisanya segera terlaksana. 

Baca juga : Pernyataan Airlangga Hartarto Tentang Program Makan Siang Gratis, Dana BOS, Dan Sikap Kritis Pemerhati Pendidikan

Hingga kini kekerasan di sekolah terutama perundungan masih sering kita pantau muncul di media sosial. Belum reda pemberitaan tentang kasus kekerasan di Pesantren di Kediri Jawa Timur dan di SMA Internasional di Tangerang Selatan, muncul tiga unggahan kasus kekerasan di media sosial X. 

Sebuah akun X Es Teh @EsTeh mengunggah sebuah video seorang anak laki-laki dianiaya oleh sekelompok anak laki-laki beramai-ramai di dalam sebuah kelas. Anak laki-laki ini terlihat tidak berdaya menghadapi hujan pukulan bertubi-tubi tersebut.  

Video lain juga diunggah di X, dua orang anak perempuan dianiaya oleh sekelompok anak perempuan dan laki-laki secara bergantian. Satu anak perempuan lainya nampak bisa menunjukkan perlawanan, namun anak perempuan yang satunya nampak tidak berdaya menghadapi pukulan bertubi-tubi. 

Dua hari yang lalu (5/3/2024)  akun X rizal @ythaftr mengunggah sebuah video seorang anak perempuan bernama Lastri menangis tersedu-sedu karena tidak tahan dengan bully-an teman-temannya, lantaran orang tuanya sehari-hari bekerja sebagai pemulung rongsokan untuk bertahan hidup. 

Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa kasus kekerasan mulai dari kasus penganiayaan secara fisik hingga kasus perundungan secara verbal masih sangat marak terjadi di sekolah-sekolah kita. Ini menunjukkan bahwa lingkungan sekolah-sekolah kita masih jauh dari rasa aman. 

Baca juga : Pendaftaran Festival Lomba Seni Siswa Nasional Dan Lomba Debat Dibuka Kembali

Oleh karena itu saya berkesimpulan bahwa meskipun TPPK dan PPKSP sudah terbentuk di banyak sekolah dan daerah, namun kehadiran tim-tim tersebut belum efektif mencegah munculnya kekerasan di sekolah. 

Tim-tim tersebut diharapkan lebih proaktif, terutama dalam upaya mendorong guru dan semua tenaga kependidikan di lingkungan sekolah untuk lebih peduli pada pertumbuhan dan kesejahteraan psikis murid.       

Menurut saya, tugas utama yang sangat penting dari TPPK adalah mendorong tumbuhnya sikap peduli guru dan semua tenaga kependidikan di sekolah pada pertumbuhan dan kesejahteraan psikis murid.

Jika kepedulian guru dan semua tenaga kependidikan pada pertumbuhan dan kesejahteraan psikis murid sudah tumbuh,  maka  dengan sendirinya pencegahan pada kekerasan di lingkungan sekolah dapat terjadi. 

Kepedulian guru dan semua tenaga kependidikan pada kesejahteraan psikis dan pertumbuhan murid, bukan hanya dapat menjadikan sekolah menjadi area bebas dari kekerasan, melainkan dapat menjadikan sekolah sebagai sejatinya sekolah. 

Foto: Kabar Palu

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments