Lakukan 6 Hal Ini Untuk Mencegah Munculnya Penyakit Pasca Banjir

Family Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Buruknya kondisi lingkungan pasca banjir mendatangkan resiko lain bagi warga korban banjir. Oleh karena itu, warga diminta mewaspadai, terutama terkait munculnya sejumlah penyakit pasca banjir.

Munculnya sejumlah penyakit dapat dimengerti karena situasi darurat bencana pada umumnya, membuat kondisi tubuh warga dalam keadaan lemah. Ini terjadi karena dalam kondisi bencana, asupan makanan bagi warga jadi tidak memadai.

Di samping itu, warga pun tidak beristirahat dengan baik. Dalam keadaan daya tahan tubuh melemah, resiko terserang penyakit menjadi lebih mungkin terjadi.

World Health Organization (WHO) mencatat, dari berbagai lokasi bencana banjir di dunia, penyakit yang umumnya menyerang pasca banjir adalah diare, demam berdarah, leptospirosis, infeksi saluran pernafasan, dan penyakit kulit.

Baca Juga: 5 Himbauan PLN yang Harus Diperhatikan Warga, Jika Rumahnya Dilanda Banjir

Oleh karena itu, dalam rilisnya WHO menyarankan beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat, untuk mencegah munculnya wabah penyakit.

Pertama, gunakan air minum yang bersih. Jika mungkin, gunakan air minum kemasan. Namun jika air minumnya berasal dari air baku yang diambil dari lingkungan sekitar, maka dianjurkan untuk memberi klorin pada sumber air tersebut, dan direbus terlebih dahulu.

Kedua, pastikan gunakan air bersih untuk keperluan seperti mencuci tangan . Di samping itu, gunakan pula sabun.

Ketiga, pastikan bahan baku masakan, sebelum dimasak, dicuci terlebih dahulu dengan air bersih. Jika dihidangkan makanan mentah seperti buah atau sayuran yang bisa langsung dimakan, pastikan telah dicuci dengan air bersih. Pastikan makanan tersebut tidak terkontaminasi oleh air banjir.

Keempat, pastikan semua pakaian yang telah terkontaminasi air banjir, dicuci dengan air bersih dan sabun cuci, sebelum dipakai kembali.

Baca Juga: Membidik Target Pendidikan Kebencanaan

Kelima, lakukan disinfeksi terhadap mainan anak dan peralatan makan, jika peralatan tersebut terkontaminasi air banjir.

Keenam, Tangani secara tepat beberapa kasus spesifik yang muncul seperti untuk kasus dehidrasi, gunakan garam rehidrasi oral. Untuk infeksi bakteri, gunakan antibiotic yang tepat. Gunakan analgesic untuk mengurangi demam.

Tindakan ini hanya bisa dilakukan dengan cepat dan tepat bila pada posko-posko bencana setempat hadir dokter dan petugas medis yang kompeten.

Informasi seperti ini harusnya disebarkan oleh Badan Nasional Penangulangan Bencana atau dinas kesehatan di lokasi-lokasi bencana banjir sebagai bagian wajib mitigasi pasca bencana. Jika tidak dilakukan, bisa muncul wabah penyakit yang juga tidak kalah berbahayanya. (Foto: suaramerdeka.com)

0 0 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments